KAJIAN AGAMA DAN FILSAFAT TENTANG KEBENARAN
DOI:
https://doi.org/10.22373/jiif.v7i2.3066Keywords:
Agama, Filsafat, KebenaranAbstract
Agama dan filsafat sekilas merupakan dua kata yang berdiri sendiri dan antara keduanya tidak ada hubungan yang mengikat dan tidak ada korelasi. Bahkan menurut pandangan sebagian besar orang kedua kata tersebut cenderung berseberangan dan bertolak belakang. Memang benar bayangannya hanya pada pola dasar dan landasan yang tempat kedua kata tersebut dibentuk. Agama didasarkan pada petunjuk dan otoritas wahyu yang bersifat absolut, sedangkan filsafat menekankan pembahasan dan didasarkan pada pemikiran, penalaran dan akal yang universal. Tetapi secara lebih jauh keduanya mempunyai persamaan-persamaan dan cenderung saling berhubungan dan saling membutuhkan. Agama dan filsafat sama-sama berkaitan dengan metafisik, mempunyai objek pembahasannya adalah sama-sama manusia, yang menjadi subjek adalah tentang ketuhanan, sama sebagai pondasi tempat berdirinya kebenaran dan sumber dari ilmu pengetahuan. Banyak para agamawan dan filosof yang mempertentangkan kedudukan filsafat dan agama dalam pencaharian kebenaran, tetapi itu adalah ijtihad dan pemikiran mareka, yang jelas fungsi dan kedudukan agama dan filsafat tersebut tidak akan luntur dan bergeser hanya karena perbedaan pendapat orang yang melihatnya, justeru perbedaan-perbedaan tersebut akan semakin memantapkan fungsi dan kedudukannya tersebut.References
Agus, Bustanuddin. Agama Dalam Kehidupan Manusia: Pengantar Antropologi Agama. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2006.
Ahmadi, Abu. Filsafat Islam. Semarang: Toha Putra, 1988.
Bakhtiar, Amsal. Filasafat Agama. Cet. II. Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 1988.
Hassan, Fuad. Berkenalan dengan Filsafat Eksistensialisme. Jakarta: Pustaka Jaya, 1989.
Kartanegara, Mulyadhi. Menembus Batas Waktu: Panorama Filsafat Islam. Bandung: Mizan, 2002.
Nasution, Harun. Islam Ditinjau Dari Berbagai Aspeknya. Jakarta: UI Press, 1979.
_____________. Islam Rasional: Gagasan dan Pemikiran. Cet. V. Jakarta: Mizan, 1998.
OFM, Nico Syukur Dister. Filsafat Agama Kristiani. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1985.
Qadir, C. A. Filsafat dan Ilmu Pengetahuan Dalam Islam. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1989.
Trueblood, David. Filsafat Agama. terj. H. M. Rasyidi, cet. IX. Jakarta: Bulan Bintang, 1994.
Yazdi, Mehdi Ha’iri. Ilmu Hudhuri. Bandung: Mizan, 1994.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Articles published in Jurnal Ilmiah Islam Futura are licensed under the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License (CC BY-NC 4.0).
Under this license, users are permitted to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for non-commercial purposes.
Under the following conditions:
- Attribution — Appropriate credit must be given to the original author(s), source, and license, including a link to the license and indication of any modifications made.
- NonCommercial — The material may not be used for commercial purposes without prior written permission from the copyright holder.
- No Additional Restrictions — Users may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from exercising the rights granted by the license.
Authors retain copyright of their work and grant Jurnal Ilmiah Islam Futura the right of first publication. Published articles may be freely accessed, downloaded, distributed, and used in accordance with the terms of the CC BY-NC 4.0 license.