Krisis Kebahagiaan di Tengah Perilaku Konsumtif Perspektif Al-Ghazali
DOI:
https://doi.org/10.22373/ekobis.v10i1.35103Kata Kunci:
Kebagahiaan, Konsumtivisme, Qana'ah, Al-GhazaliAbstrak
Penelitian ini bertujuan mengkaji krisis kebahagiaan dalam masyarakat modern yang dipengaruhi oleh dominasi materialisme dan konsumtivisme, serta menawarkan alternatif melalui perspektif pemikiran Imam Al-Ghazali. Dalam ekonomi konvensional, kebahagiaan umumnya diukur melalui utilitas dan kepuasan konsumsi, namun pendekatan ini belum mampu menjelaskan dimensi spiritual dan psikologis manusia secara komprehensif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research yang dianalisis melalui content analysis untuk mengidentifikasi, mengkategorikan, dan menginterpretasikan konsep-konsep utama secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebahagiaan berbasis materi bersifat semu dan temporer serta berkorelasi dengan meningkatnya kecemasan dan ketidakpuasan. Sebaliknya, Al-Ghazali menempatkan kebahagiaan sejati pada dimensi spiritual melalui pengendalian diri dan kedekatan kepada Tuhan. Konsep qana’ah sebagai sikap merasa cukup memiliki relevansi dalam merespons krisis kebahagiaan modern dengan mendorong keseimbangan antara kebutuhan material dan spiritual. Oleh karena itu, integrasi nilai spiritual dalam aktivitas ekonomi menjadi penting untuk mewujudkan kesejahteraan yang holistik dan berkelanjutan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Khusnul Lailia, Aulia Novika, Rina Rosia, Agus Waluyo

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
EKOBIS allows the author(s) to hold the copyright and to retain the publishing rights without restrictions. Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC-BY-SA 4.0) that allows others to EKOBIS the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work





