Israf dalam Ekonomi Digital: Perspektif Etika Konsumsi Islam terhadap Gaya Hidup Hedonis

Penulis

  • Aulia Rahmi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
  • Moh Najib Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
  • Mesi Herawati Universitas Diponegoro, Indonesia
  • Harmanto Raharjo Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.22373/ekobis.v10i1.32448

Kata Kunci:

Israf, Ekonomi Digital, Etika Konsumsi Islam, Gaya Hidup Hedonis, Moderasi

Abstrak

Penelitian ini mengkaji fenomena isrāf dalam ekonomi digital dari perspektif etika konsumsi Islam dengan fokus pada gaya hidup hedonis yang berkembang akibat kemajuan teknologi dan penetrasi budaya konsumerisme global. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan kepustakaan, yakni menganalisis literatur keislaman, teks Al-Qur’an dan hadis beserta asbāb al-nuzūl dan asbāb al-wurūd, serta kajian kontemporer mengenai konsumsi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan isrāf dalam Islam tidak hanya menekankan aspek moral-spiritual, tetapi juga mengandung dimensi sosial berupa distribusi keadilan, dimensi ekologis dalam menjaga kelestarian lingkungan, dan dimensi global dalam membangun etika digital yang lebih berkeadilan. Temuan ini menegaskan bahwa etika konsumsi Islam dapat dijadikan kerangka konseptual dalam membentuk perilaku konsumsi digital yang moderat, adil, dan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan riset empiris mengenai praktik konsumsi digital Muslim serta pengembangan kebijakan dan aplikasi berbasis nilai Islam untuk mendorong kesadaran kritis masyarakat dalam menghadapi gaya hidup hedonis.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-01

Terbitan

Bagian

Articles